TIME CAPSULE
Tuesday, June 5, 2012
你那么爱她 --- "You Love Her So Much"
Sitting down here as I am dully staring at the empty street on a quiet evening. As I sit, this familiar song came across, being played; labeled "你那么爱她". In it, I found an amazing memory which is, as follows:
°°°
你那么爱她
Nǐ Nà Me Ài Tā
You Love Her So Much
Performed by: Kevin 林隆璇 & Sam 李圣杰
Written by: Kevin 林隆璇
直到爱消失你才懂得
Zhí Dào Ài Xiāo Shī Nǐ Cái Dǒng De
You Will Understand After Love Disappeared
去珍惜身边每个美好风景
Qù Zhēn Xī Shēn Biān Měi Gè Měi Hǎo Fēng Jǐng
To Cherish All The Beautiful Scenery Around
只是她早已离去
Zhǐ Shì Tā Zǎo Yǐ Lí Qù
It’s Just That She Has Already Left
直到你想通她早已经
Zhí Dào Nǐ Xiǎng Tōng Tā Zǎo Yǐ Jīng
Until You’ve Figured It Out, she has already
不再对你留恋
Bù Zài Duì Nǐ Liú Liàn
Lost All Her Memory Of You
最后的你
Zuì Hòu De Nǐ
In The End
开始了一段挣扎
Kāi Shǐ Le Yī Duàn Zhēng Zhá
You Began A Period Of Struggle
你那么爱她
Nǐ Nà Me Ài Tā
You Love Her So Much
为甚么不把她留下
Wéi Shèn Me Bù Bǎ Tā Liú Xià
Why Didn’t You Make Her Stay
为甚么不说心里话
Wéi Shèn Me Bù Shuō Xīn Lǐ Huà
Why Didn’t You Say The Words In Your Heart
你深爱她
Nǐ Shēn Ài Tā
You Love Her Deeply
这是每个人都知道啊
Zhè Shì Měi Gè Rén Dōu Zhī Dào Ah
Everyone Knows This
你那么爱她
Nǐ Nà Me Ài Tā
You Love Her So Much
为甚么不把她留下
Wéi Shèn Me Bù Bǎ Tā Liú Xià
Why Didn’t You Make Her Stay
是不是你有深爱的两个她
Shì Bù Shì Nǐ Yǒu Shēn Ài De Liǎng Gè Tā
Is It That You Have Two Of Her That You Love Deeply
所以你不想再让自己无法自拔
Suǒ Yǐ Nǐ Bù Xiǎng Zài Ràng Zì Jǐ Wú Fǎ Zì Bá
So You Don’t Want To Pull Yourself Out Of This
°°°
*Lyrics & music are subject to all trademark & copyright laws and remain property of their respective owners.
Saturday, January 28, 2012
Ketika "Sang Jiwa" Tersesat
°°°
waktu..,
hampir empat putaran waktu dilalui.
segala rasa berpusar dalam waktu itu.
sang waktu telah bergulir begitu cepat.
sementara hasrat dan rasa membeku.
ingin kembali, namun tak tahu jalan.
ingin maju, oh.. bergeraklah "sang jiwa".
keputusan..,
terlahir dalam satu putaran waktu.
sembilan fase yang paling menyesakkan.
dimana membuatnya lebih mudah.
lebih mudah daripada menerimanya.
ketika "sang jiwa" belajar untuk menerima..
cuaca..,
cakrawala hitam pekat.., kala kegelapan menaungi semua.
hujan begitu derasnya.., seakan² semua air yg ada dicurahkan.
angin begitu kencangnya.., seperti ingin merobohkan semuanya.
petir menggelegar bersahut²an.., bagai irama genderang perang.
udara begitu dingin menusuk.., seolah ribuan jarum ditancapkan.
sakit.., butiran air bertubi² menghujam tanpa belas kasihan.
ketika "sang jiwa" menangis pilu, menahan yang tak tertahan..
energi..,
ada yang mendesak.. ada yang menekan..
begitu menyesakkan.. begitu menyiksa..
seolah ingin meledak kesegala penjuru..
sebentuk energi, berpendar ungu kehitaman.
membuncah, menggelegak tak tertahankan.
ketika "sang jiwa" menderita..
rasa..,
kilasan balik empat putaran waktu.
rasa yang tak lahir bersama "sang jiwa".
kemarahan.. kebencian.. kesedihan.. penyesalan..
ketika "sang jiwa" tak lagi murni..
ingatan..,
kilasan balik empat putaran waktu.
tiada rasa ini, ketika sepasang sayap itu ada.
sayap yang indah, bulu² yang putih cemerlang.
kerelaan melepas segalanya demi cahaya itu.
cahaya yang tampak lebih berarti dari segalanya.
ketika "sang jiwa" menemukan tujuan..
cahaya..,
cahaya itu.., tampak seperti "sang cahaya".
"sang cahaya" yang dirindukannya selama waktu ini.
"sang cahaya" yang diinginkannya sepanjang waktu ini.
"sang cahaya" yang sudah membuatnya merasakan arti ada.
"sang cahaya" yang dilepasnya, demi sesosok jiwa lain.
ketika "sang jiwa" terperangkap ilusi..
kesadaran..,
saat mata hati "sang jiwa" terbuka dari tidur panjangnya.
bahwa cahaya itu bukanlah "sang cahaya" yang dirindukannya.
bahwa cahaya itu bukanlah "sang cahaya" yang diinginkannya.
bahwa cahaya itu tidak akan pernah sama dengan "sang cahaya".
bahwa cahaya itu tidak akan bisa menggantikan "sang cahaya".
ketika ilusi tak lagi mempengaruhi "sang jiwa"..
indera..,
tersentak!
suara yang begitu merdu..
suara yang terasa akrab..
suara samar dikejauhan..
seolah sudah bersama "sang jiwa" sejak awal masa.
berusaha menjawab.., tak ada suara mampu keluar.
berusaha mencari.., tak ada cahaya untuk melihat.
berusaha merasa.., butiran² air masih bertubi² menghujam.
berusaha mendengar.., petir masih menggelegar bagai genderang perang.
berusaha mencium.., berharap aroma "sang suara" menunjukkan posisinya.
seluruh indera lemah, hanya pikiran sadar.
ketika "sang jiwa" tersesat..
°°°
- reggi '09 -
waktu..,
hampir empat putaran waktu dilalui.
segala rasa berpusar dalam waktu itu.
sang waktu telah bergulir begitu cepat.
sementara hasrat dan rasa membeku.
ingin kembali, namun tak tahu jalan.
ingin maju, oh.. bergeraklah "sang jiwa".
keputusan..,
terlahir dalam satu putaran waktu.
sembilan fase yang paling menyesakkan.
dimana membuatnya lebih mudah.
lebih mudah daripada menerimanya.
ketika "sang jiwa" belajar untuk menerima..
cuaca..,
cakrawala hitam pekat.., kala kegelapan menaungi semua.
hujan begitu derasnya.., seakan² semua air yg ada dicurahkan.
angin begitu kencangnya.., seperti ingin merobohkan semuanya.
petir menggelegar bersahut²an.., bagai irama genderang perang.
udara begitu dingin menusuk.., seolah ribuan jarum ditancapkan.
sakit.., butiran air bertubi² menghujam tanpa belas kasihan.
ketika "sang jiwa" menangis pilu, menahan yang tak tertahan..
energi..,
ada yang mendesak.. ada yang menekan..
begitu menyesakkan.. begitu menyiksa..
seolah ingin meledak kesegala penjuru..
sebentuk energi, berpendar ungu kehitaman.
membuncah, menggelegak tak tertahankan.
ketika "sang jiwa" menderita..
rasa..,
kilasan balik empat putaran waktu.
rasa yang tak lahir bersama "sang jiwa".
kemarahan.. kebencian.. kesedihan.. penyesalan..
ketika "sang jiwa" tak lagi murni..
ingatan..,
kilasan balik empat putaran waktu.
tiada rasa ini, ketika sepasang sayap itu ada.
sayap yang indah, bulu² yang putih cemerlang.
kerelaan melepas segalanya demi cahaya itu.
cahaya yang tampak lebih berarti dari segalanya.
ketika "sang jiwa" menemukan tujuan..
cahaya..,
cahaya itu.., tampak seperti "sang cahaya".
"sang cahaya" yang dirindukannya selama waktu ini.
"sang cahaya" yang diinginkannya sepanjang waktu ini.
"sang cahaya" yang sudah membuatnya merasakan arti ada.
"sang cahaya" yang dilepasnya, demi sesosok jiwa lain.
ketika "sang jiwa" terperangkap ilusi..
kesadaran..,
saat mata hati "sang jiwa" terbuka dari tidur panjangnya.
bahwa cahaya itu bukanlah "sang cahaya" yang dirindukannya.
bahwa cahaya itu bukanlah "sang cahaya" yang diinginkannya.
bahwa cahaya itu tidak akan pernah sama dengan "sang cahaya".
bahwa cahaya itu tidak akan bisa menggantikan "sang cahaya".
ketika ilusi tak lagi mempengaruhi "sang jiwa"..
indera..,
tersentak!
suara yang begitu merdu..
suara yang terasa akrab..
suara samar dikejauhan..
seolah sudah bersama "sang jiwa" sejak awal masa.
berusaha menjawab.., tak ada suara mampu keluar.
berusaha mencari.., tak ada cahaya untuk melihat.
berusaha merasa.., butiran² air masih bertubi² menghujam.
berusaha mendengar.., petir masih menggelegar bagai genderang perang.
berusaha mencium.., berharap aroma "sang suara" menunjukkan posisinya.
seluruh indera lemah, hanya pikiran sadar.
ketika "sang jiwa" tersesat..
°°°
- reggi '09 -
Subscribe to:
Posts (Atom)